Pemerintah Percepat Penyelesaian Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

Pemerintah Percepat Penyelesaian Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

Jakarta – Komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu terus menunjukkan kemajuan nyata. Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu agenda prioritas nasional kini memasuki fase penting dengan percepatan pembangunan gedung permanen di berbagai daerah.

 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tersedianya fasilitas pendidikan yang layak, modern, dan berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia, sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui pendidikan.

 

Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat harus dipercepat agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat. Menurut Presiden, pendidikan merupakan instrumen paling penting untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dan membuka kesempatan yang lebih besar bagi anak-anak Indonesia untuk meraih masa depan yang lebih baik.

 

 

 

 

“Saya minta pembangunan Sekolah Rakyat dipercepat. Kita tidak boleh menunggu terlalu lama. Anak-anak dari keluarga kurang mampu harus mendapatkan akses pendidikan yang terbaik dan fasilitas yang memadai,” ujar Presiden.

 

 

 

 

“Sekolah Rakyat adalah investasi jangka panjang bangsa. Melalui pendidikan yang berkualitas, negara hadir memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak Indonesia untuk berkembang dan mencapai cita-citanya,” imbuhnya.

 

 

 

 

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa saat ini pembangunan 93 Sekolah Rakyat permanen sedang berlangsung di berbagai wilayah Indonesia dan sebagian besar telah menunjukkan progres yang signifikan.

 

 

 

 

“Sekarang sedang dibangun gedung permanen Sekolah Rakyat sesuai arahan Presiden. Ada 93 titik yang sedang berproses dan beberapa di antaranya sudah mendekati tahap penyelesaian,” ungkapnya.

 

 

 

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah menargetkan seluruh pembangunan tersebut dapat dimanfaatkan untuk tahun ajaran baru sehingga pelayanan pendidikan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

 

 

 

 

“Target penyelesaian pembangunan pada 93 titik pembangunan gedung Sekolah Rakyat terus kami percepat agar pada tahun ajaran 2026/2027 dapat segera dimanfaatkan untuk proses pembelajaran,” ujarnya.

 

 

 

 

Menurut Saifullah Yusuf, Sekolah Rakyat permanen memiliki karakter yang berbeda dibandingkan fasilitas sementara karena dibangun dalam kawasan pendidikan yang lebih luas dan mampu menampung lebih banyak peserta didik.

 

 

 

 

“Sekolah Rakyat permanen bukan versi lebih besar dari Sekolah Rakyat sementara. Ini institusi yang berbeda dan tuntutannya juga berbeda,” pungkasnya.

 

 

 

 

***