Sinergi KDMP dan MBG Bukti Program Pemerintah Berjalan Dari Hulu ke Hilir
Sinergi KDMP dan MBG Bukti Program Pemerintah Berjalan Dari Hulu ke Hilir
Sinergi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah kebijakan integrasi ekonomi dari hulu ke hilir. Koperasi bertindak sebagai penyedia bahan baku dan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), warga mendapat kepastian pasar, dan rantai pasok pangan nasional semakin kuat.
Model Ekonomi Terpadu (Closed-Loop) masyarakat memproduksi, koperasi mengelola usaha dan distribusi, serta SPPG menyerap hasil secara berkelanjutan. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan model tersebut telah diterapkan di KDMP Kamolan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang memasok lele bersih kepada empat SPPG untuk memenuhi kebutuhan sumber protein dalam Program MBG.
“Inilah yang kita bangun, sebuah closed-loop economy. Warga memiliki kepastian pasar, koperasi menjadi penggerak ekonomi desa, dan anak-anak memperoleh sumber protein berkualitas melalui Program MBG,” ujar Zulhas.
KDMP Kamolan memasok lele bersih kepada empat SPPG dengan harga Rp25.000 per kilogram (kg). Setiap SPPG rata-rata memesan sekitar 250 kg lele dalam satu kali pengambilan.
Pola penyerapan tersebut memberikan kepastian permintaan sehingga pembudidaya dapat merencanakan jumlah produksi dan jadwal panen sesuai kebutuhan SPPG. Keterhubungan antara produksi masyarakat, pengelolaan usaha oleh koperasi, dan penyerapan hasil oleh SPPG dapat menggerakkan kegiatan ekonomi desa sekaligus mendukung penyediaan pangan bergizi.
Sinergi antara KDMP dan MBG diharapkan memperkuat peran koperasi sebagai pengelola usaha produktif serta membantu masyarakat memperoleh akses pasar yang berkelanjutan.
“Integrasi KDMP dengan MBG menjadi bukti bahwa program pemerintah kini terhubung dari hulu hingga hilir. Produksi masyarakat terserap, ekonomi desa bergerak, dan manfaatnya kembali kepada masyarakat melalui penyediaan pangan bergizi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Zulhas.
Dalam upaya mendukung capaian target tersebut, pemerintah mengembangkan Program Budi Daya Tematik Bioflok guna meningkatkan produksi ikan, menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi desa, serta memasok kebutuhan protein bagi Program MBG.

