Hadiri WEF 2026, Tokoh Dunia Puji Kepemimpinan Presiden Prabowo

Hadiri WEF 2026, Tokoh Dunia Puji Kepemimpinan Presiden Prabowo

 

Davos, Swiss — Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan penting dalam percaturan geopolitik global. Di tengah forum bergengsi yang dihadiri para pemimpin dunia, Presiden Prabowo tampil sebagai figur negarawan yang disegani, dengan kepemimpinan yang memperoleh apresiasi langsung dari tokoh-tokoh internasional.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Salah satu momen yang mencuri perhatian dunia terjadi saat sesi penandatanganan Piagam Perdamaian Board of Peace Charter. Presiden Prabowo menandatangani piagam tersebut berdampingan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban. Dalam suasana yang sarat simbol diplomatik, Presiden Trump tampak menepuk pundak Presiden Prabowo dan menyebutnya sebagai sosok pemimpin tangguh.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Two tough guys,” ujar Trump sambil tersenyum kepada Presiden Prabowo dan Viktor Orban, sebuah pernyataan yang dipandang sebagai bentuk pengakuan personal sekaligus simbol penghormatan terhadap kepemimpinan Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penandatanganan piagam ini menandai dimulainya operasional Board of Peace (BoP), sebuah badan internasional baru yang bertugas mengawasi proses gencatan senjata, stabilisasi keamanan, serta rekonstruksi Gaza pascakonflik. BoP dibentuk sebagai bagian dari Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict dan telah memperoleh legitimasi kuat melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803 Tahun 2025.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterlibatan Indonesia dalam BoP dinilai sebagai langkah strategis yang mencerminkan kepemimpinan global Presiden Prabowo dalam isu perdamaian dunia. Indonesia tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi sebagai suara moral yang konsisten memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan. Presiden Prabowo menegaskan bahwa partisipasi Indonesia bertujuan menjaga agar proses transisi Gaza tetap berada dalam kerangka solusi dua negara dan selaras dengan hukum internasional.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza secara adil dan berkelanjutan,” ujar Presiden Prabowo usai penandatanganan piagam.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kehadiran Presiden Prabowo di WEF 2026 sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara berdaulat yang aktif, berprinsip, dan berpengaruh di tingkat global. Sikap tegas namun diplomatis yang ditunjukkan Presiden Prabowo mendapat apresiasi luas, menandai babak baru kepemimpinan Indonesia yang tidak hanya fokus pada pembangunan nasional, tetapi juga berkontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas dunia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Melalui kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia kembali menegaskan jati dirinya sebagai kekuatan penyeimbang global yang dihormati, dipercaya, dan didengar oleh komunitas internasional.